name='description'/> Bill Kovach: Wartawan Tak Luput Dari Kesalahan | Un-de-fined Cendekia

Pages

Senin, 07 Januari 2013

Bill Kovach: Wartawan Tak Luput Dari Kesalahan



Kisah inspiratif ini datang dari wartawan yang terkenal dengan buku Sembilan Elemen Jurnalisme-nya, Bill Kovach. Pada perilisan bukunya di Medan, ia bercerita mengenai pengalamannya dalam menulis essay tentang Charles Longstreet Weltner dalam buku Profile in Courage for Our Time.
Dalam essay tersebut, ia menjelaskan tentang sosok Weltner, salah satu anggota Kongres Georgia yang terkenal berani. Karena keberaniannya, ia pernah mendapat penghargaan John F. Kennedy Profile in Courage Award yang menghargai sikapnya pada tahun 1966 dalam menentang partainya sendiri yang mencalonkan Maddox, seorang rasialis, sebagai Gubernur Georgia.

Pada kasus inilah Weltner kehilangan karir politiknya, yang juga membuat seluruh aspek kehidupannya hancur. Mulai dari mabuk-mabukan, bahkan mengalami dua kali kegagalan pernikahan sampai akhirnya ia kembali menikah dengan istrinya yang ketiga.
Setelah essay ini terbit, Kovach menerima sebuah kiriman dari mantan istri kedua Kovach. Kiriman itu berisi tentang kehancuran hidupnya ketika membaca essay tersebut. Faktanya, sang mantan istri menegaskan kekeliruan Kovach. Meski periode pernikahannya dengan Weltner singkat, itu merupakan periode paling membahagiakan dalam hidupnya.
Meski dalam essay tersebut Kovach tak menyebutkan nama, hal mengenai istri kedua Weltner merupakan rahasia umum. Maka timbullah gunjingan-gunjingan yang kemudian menyudutkan sang mantan istri setelah terbitnya essay tersebut. Padahal meski sudah bercerai, komunikasi antara Weltner dengannya masih terjalin dengan baik.
Setelah mempelajari kiriman tersebut, Kovach meyesal karena merasa tak cukup melakukan pencarian data dan reportase untuk mengetahui periode-periode pernikahan mereka dengan lebih cermat. Pada akhirnya, Kovach pun berniat mewawancarai mantan istri Weltner dan menulis essay untuk memperbaiki apa yang telah ia tulis.
Menyimpulkan ceritanya, Kovach mengatakan bahwa setiap wartawan pastilah bisa berbuat salah. Tapi kesalahan tersebut harus ditebus dengan usaha mereka memperbaiki kesalahan. Hal ini tentu berkaitan dengan tujuan jurnalisme yang menurutnya untuk melayani warga negara agar mereka bisa mengambil sikap dalam menjaga kemerdekaan dan mengatur diri mereka sendiri.
Maka seperti 9 elemen yang telah Kovach jelaskan, penting sekali bagi seorang wartawan untuk menyajikan kebenaran. Untuk mendapatkan kebenaran ini, seorang wartawan harus membiasakan verifikasi dengan disiplin. Semua informasi harus disaring dengan teliti lewat prosedur baku.
Verifikasi mengandung tiga landasan: bersikap transparan, rendah hati dan open minded, serta mengetahui urutan informasi. “Keterangan saksi mata jauh lebih penting dari tangan kedua atau ketiga,” ujarnya. (aghniya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar