name='description'/> “NO BRA DAY”, Don’t Be Pervert!! | Un-de-fined Cendekia

Pages

Minggu, 13 Oktober 2013

“NO BRA DAY”, Don’t Be Pervert!!


Tanggal 13 Oktober 2013 ini diperingati sebagai “No Bra Day” dimana orang-orang mencegah perkembangan korban kanker payudara dengan mengampanyakan 1 hari tanpa bra. Jadi ceritanya, saya lagi buka twitter dan iseng cari topik yang tren. And here it is. #NoBraDay’s Hashtag.
Bukan itu sih yang mau dibicarakan. Saya sempat baca beberapa akun berita yang menulis mengenai Julia Perez yang juga support dengan hari peringatan ini. Jupe dikabarkan mengupload fotonya yang berpose tanpa mengenakan bra, just covered by a huge teddy bear. Dan tentunya komentar-komentar tak mengenakkan mengiringi kiriman ini.

Well, saya ngerti sih pentingnya mengampanyekan hal ini. Tapi alangkah bijaknya jika Jupe tidak menggunakan cara itu. Masalahnya, di Indonesia masih banyak orang yang belum paham mengenai “No Bra Day”. Bisa-bisa malah disalah-artikan oleh orang awam yang menganggap aksi Jupe ini mendukung perilaku yang kurang baik.
Sebagai informasi, di Indonesia penyakit kanker payudara masih menjadi masalah besar. Ini dikarenakan 70% pasien penyakit ini datang pada dokter dengan kondisi yang sudah parah. Kondisi tersebut hadir dengan sebab kurangnya perhatian dan kesadaran wanita terhadap bahaya penyakit ini, belum lagi disertai dengan alasan takut operasi dan masalah ekonomi.
Nah, yang perlu digarisbawahi adalah sampai saat ini kanker payudara belum memiliki solusi ampuh sebagai penyembuh, selain dengan kesadaran tinggi dari para wanita untuk memelihara dan memeriksa rutin kondisi payudaranya. Ini terbukti dari riset yang menyatakan 85% tumor di payudara ditemukan langsung oleh pasien. Tindakan sedini mungkin itu sangat penting, karena pengidap penyakit kanker payudara memiliki resiko kematian 8% lebih tinggi dari yang normal.
Jika melihat fakta ini, kita sesama manusia memiliki tanggungjawab untuk saling mengingatkan pada kebaikan. Adanya kampanye menghindari kanker payudara pastilah sangat berguna dalam membentuk kesadaran akan kesehatan masyarakat. Buah dari kepedulian ini tentu juga akan membantu mengurangi banyaknya korban meninggal karena kanker payudara. Tapi yang terutama adalah jangan sampai mengampanyekan hal yang baik dengan cara yang kurang baik. Apa kita tega menyakiti para penderita kanker payudara dengan menjadikan hal ini lelucon?
Saya tidak bermaksud berprasangka buruk, ini hanya buah pikiran saya kira bisa dijadikan bahan renungan untuk saling peduli.

1 komentar:

  1. Mau Bra kesehatan yang tidak membuat anda sakit di payudara? silahkan klik : http://goo.gl/aJlIkf

    BalasHapus